LMS untuk E-Learning Open SOurce
Kalau mau mengembangkan E-Learning dengan LMS (Learning Management Systems) yang open source bisa pakai Moodle, Claroline, Atutor, Dokeos dan teman-temannya. Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan. Yang banyak digunakan oleh Institusi di Indonesia (Perguruan Tinggi, Sekolah dan Diklat) yaitu Moodle...
Saya pernah implementasi dengan Atutor dan Claroline tapi kelihatannta lebih lengkap Moodle. Apalagi Moodle support format materi pembelajaran dengan bentuk SCORM untuk pengembangan materi interaktif. Materi pada E-Learning tidak hanya dalam bentuk file pdf, Word tetapi mirip dengan materi yang dikembangkan dengan Flash bisa diberi interaktif pada siswa dan juga bisa merekam sampai dimana siswa belajar materinya karena semua terekam di model SCORM.
Perubahan halaman juga dapat diberi semacam kuis. Jika siswa sudah bisa menjawab soal dia bisa menuju materi selanjutnya. Jika belum bisa tetap pada materi ini...
|